Hukum & Kriminal

Gaktibplin Sat Lantas Polres Parepare Cek Disiplin, Atribut hingga Kelengkapan Kendaraan

Interaksinews.id, Parepare — Sejumlah personel Satuan Lalu Lintas Polres Parepare mendapat teguran dan pembinaan langsung setelah menjalani inspeksi mendadak dalam kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) pada Rabu (16/9/2026) pagi.

Pemeriksaan berlangsung di halaman Mako Sat Lantas Polres Parepare, Jalan Andi Isa No. 3, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung. Kegiatan tersebut dipimpin Kasi Propam Polres Parepare IPTU M. Tajrid dan dihadiri Kasat Lantas Polres Parepare AKP Dr. Rusdi Yunus, S.H., M.H., bersama jajaran perwira serta seluruh personel Sat Lantas.

Kegiatan Gaktibplin Sat Lantas Polres Parepare menjadi bagian dari pengawasan internal untuk memastikan anggota tetap menjaga kedisiplinan, penampilan, kelengkapan administrasi, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di lingkungan kepolisian.

Dalam pemeriksaan tersebut, Sipropam menemukan sejumlah temuan yang masuk kategori pelanggaran ringan, terutama berkaitan dengan aspek kerapian dan kelengkapan personel.

Temuan itu langsung ditindaklanjuti melalui teguran, arahan, dan pembinaan di lokasi. Pendekatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif agar persoalan yang masih ringan tidak berkembang menjadi pelanggaran kedinasan yang lebih serius.

Pemeriksaan Gaktibplin tidak hanya berfokus pada tampilan fisik anggota. Sipropam juga memeriksa sejumlah aspek yang berkaitan dengan kesiapan personel dalam menjalankan tugas.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi:

  • Sikap tampang dan kerapian personel.
  • Kelengkapan atribut dinas.
  • Identitas diri anggota.
  • Administrasi personel.
  • Kelengkapan kendaraan bermotor.
  • Surat-surat kendaraan yang digunakan personel.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengawasan internal untuk memastikan setiap anggota menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Selain pemeriksaan administrasi dan kelengkapan, personel juga mendapatkan penekanan mengenai berbagai hal yang berpotensi mengganggu kedisiplinan serta profesionalisme anggota.

Kasi Propam Polres Parepare IPTU M. Tajrid mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan internal terhadap anggota kepolisian.

“Kegiatan Gaktibplin ini adalah bentuk pembinaan dan pengawasan internal. Tujuannya untuk mengingatkan kembali personel agar senantiasa disiplin, tertib, dan patuh terhadap peraturan serta kode etik profesi Polri,” ujar IPTU M. Tajrid.

Menurutnya, pengawasan tidak semata-mata diarahkan untuk menemukan kesalahan. Lebih dari itu, Gaktibplin menjadi sarana untuk mengingatkan personel agar mampu menghindari berbagai persoalan yang dapat berdampak terhadap pelaksanaan tugas.

Personel juga diingatkan untuk menjauhi perjudian online atau judol, pinjaman online ilegal, penyalahgunaan narkoba, serta bentuk pelanggaran lain yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.

“Kami tekankan agar seluruh personel menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi, termasuk yang berkaitan dengan perjudian online, pinjaman online ilegal, dan penyalahgunaan narkoba. Ini adalah langkah preventif agar personel tetap pada jalur tugas yang profesional,” jelasnya.

Selain itu, anggota kembali diingatkan agar mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menjaga etika ketika menjalankan tugas maupun menggunakan media sosial.

Pembinaan Gaktibplin Sat Lantas Polres Parepare Dilakukan Preventif

Pola pembinaan secara langsung terhadap pelanggaran ringan menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan pengawasan tersebut.

Ketika ditemukan kekurangan pada aspek kerapian atau kelengkapan, personel yang bersangkutan diberikan arahan agar segera melakukan perbaikan. Dengan demikian, pemeriksaan tidak hanya menghasilkan temuan, tetapi juga mendorong tindakan korektif secara langsung.

Pendekatan preventif tersebut diharapkan membentuk kebiasaan disiplin dalam keseharian anggota. Disiplin kemudian menjadi bagian dari kesiapan personel ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bagi Sat Lantas, hal tersebut memiliki arti penting karena anggota lalu lintas berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dalam berbagai aktivitas pelayanan, pengaturan, pengamanan, hingga penegakan hukum di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Parepare AKP Dr. Rusdi Yunus, S.H., M.H., menyambut positif kegiatan pemeriksaan yang dilakukan Sipropam.

Menurutnya, pengawasan internal menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas personel, terutama bagi anggota yang setiap hari menjalankan fungsi pelayanan dan penegakan hukum di bidang lalu lintas.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Gaktibplin dari Sipropam ini. Ini menjadi pengingat yang baik bagi seluruh personel kami untuk terus menjaga disiplin dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata AKP Dr. Rusdi Yunus.

Ia mengatakan pembinaan tersebut sejalan dengan tiga tagline Kapolres Parepare yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas, yakni Polri yang Bermoral, Berintegritas, dan Bermasyarakat.

Menurutnya, Polri yang Bermoral diarahkan pada penguatan nilai agama, etika, dan moral. Sementara itu, Polri yang Berintegritas menekankan sikap jujur, adil, dan transparan.

Adapun Polri yang Bermasyarakat menempatkan kehadiran polisi sebagai bagian dari upaya memberikan solusi bagi masyarakat.

“Prinsip Bermoral, Berintegritas, dan Bermasyarakat ini yang terus kami tanamkan. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan personel semakin solid, menjaga kekompakan, kesehatan, dan memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan,” tambahnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sejumlah temuan yang dikategorikan sebagai pelanggaran ringan. Temuan tersebut terutama berkaitan dengan kerapian dan kelengkapan personel.

Sipropam kemudian memberikan teguran serta pembinaan secara langsung di lokasi. Langkah itu dilakukan agar anggota memahami kekurangan yang ditemukan dan segera memperbaikinya.

Pengawasan seperti ini juga menunjukkan bahwa pembinaan internal tidak berhenti pada proses pemeriksaan. Setiap temuan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kepatuhan personel terhadap ketentuan yang berlaku.

Kedisiplinan anggota pada akhirnya berkaitan erat dengan kualitas pelayanan publik. Personel yang bertugas di bidang lalu lintas dituntut tidak hanya memahami prosedur, tetapi juga mampu menunjukkan sikap profesional ketika berhadapan dengan masyarakat.

Kegiatan Gaktibplin menjadi pengingat bahwa profesionalisme anggota kepolisian memiliki cakupan yang luas.

Profesionalisme tidak hanya terlihat ketika personel mengenakan seragam dan menjalankan tugas di lapangan. Kepatuhan terhadap aturan, integritas pribadi, kerapian, administrasi, serta perilaku di luar kedinasan juga menjadi bagian dari tanggung jawab sebagai anggota Polri.

Karena itu, pembinaan dan pengawasan internal dapat berfungsi sebagai mekanisme pencegahan sekaligus evaluasi. Personel memiliki kesempatan untuk memperbaiki kekurangan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Melalui pemeriksaan yang dilakukan secara rutin, Sipropam Polres Parepare turut mengingatkan pentingnya menjaga standar kedisiplinan di lingkungan kepolisian.

Bagi masyarakat, kedisiplinan personel juga menjadi salah satu bagian yang mendukung terciptanya pelayanan kepolisian yang tertib, humanis, profesional, dan sesuai dengan ketentuan.

Dengan demikian, Gaktibplin Sat Lantas Polres Parepare tidak hanya menjadi agenda pemeriksaan internal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas personel dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kota Parepare.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait