Serah terima jabatan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Polri. Pergantian jabatan tidak hanya berkaitan dengan perpindahan personel, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kinerja satuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam upacara itu, jabatan Kabag SDM Polres Parepare diserahterimakan dari Kompol Muhammad Hasyim kepada AKP Syukri Masse. Sebelumnya, AKP Syukri Masse menjabat sebagai Kasi Propam Polres Parepare.
Sementara itu, posisi Kasi Propam Polres Parepare kini resmi dijabat oleh Iptu M. Tajrid.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari proses penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dengan adanya pejabat baru, setiap bagian diharapkan mampu menghadirkan pola kerja yang semakin efektif sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tantangan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres: Mutasi Bagian dari Penyegaran Organisasi
Dalam amanatnya, Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan menyampaikan bahwa mutasi dan serah terima jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri.
Menurutnya, pergantian pejabat diperlukan untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus memberikan ruang bagi personel untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman dalam penugasan yang berbeda.
“Mutasi dan serah terima jabatan adalah hal biasa di tubuh Polri demi optimalisasi kinerja serta penyegaran organisasi,” ujar AKBP Phunky Mahendra Borniawan.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas pengabdian selama menjalankan tugas di Polres Parepare.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Parepare,” katanya.
Menurut dia, setiap pejabat memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, pengalaman yang telah diberikan pejabat sebelumnya diharapkan dapat menjadi bagian dari proses penguatan organisasi ke depan.
Kabag SDM dan Propam Punya Peran Strategis
Dalam struktur organisasi kepolisian, Bagian SDM memiliki tanggung jawab penting dalam pengelolaan personel. Sementara Propam berperan dalam menjaga profesionalisme, disiplin, serta kepatuhan anggota terhadap aturan yang berlaku.
Karena itu, Kapolres Parepare memberikan perhatian khusus terhadap dua bidang tersebut. Pengelolaan sumber daya manusia dan penegakan disiplin dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi kepolisian yang profesional.
Kepada pejabat yang baru menjalankan tugas, Kapolres meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami karakteristik tugas masing-masing.
Ia juga menekankan agar pejabat baru tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan administrasi organisasi, tetapi turut membangun kualitas personel dari sisi profesionalisme, integritas dan kedisiplinan.
“Kepada pejabat yang baru dilantik, segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru. Bagian SDM dan Propam adalah benteng utama dalam menjaga kualitas, profesionalisme, serta kedisiplinan personel,” tegasnya.
Dorong Pelayanan Publik yang Profesional
Kapolres selanjutnya meminta pejabat baru untuk memastikan pelaksanaan tugas tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, penguatan internal organisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, pembenahan di dalam institusi dapat memberikan dampak langsung terhadap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.
“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jaga integritas, dan perkuat sinergitas internal demi terwujudnya Polres Parepare yang semakin Presisi,” kata AKBP Phunky Mahendra Borniawan.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan agar setiap personel memahami bahwa profesionalisme kepolisian tidak hanya diukur dari pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga dari sikap, kedisiplinan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pejabat Baru Diminta Segera Beradaptasi
Dengan berlangsungnya Sertijab Polres Parepare, AKP Syukri Masse kini mengemban amanah sebagai Kabag SDM, sedangkan Iptu M. Tajrid dipercaya memimpin fungsi Propam sebagai Kasi Propam.
Keduanya diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab baru. Khususnya, memastikan fungsi SDM dan Propam berjalan secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas seluruh jajaran Polres Parepare.
Bagi Bagian SDM, tantangannya tidak sebatas mengelola administrasi personel. Fungsi tersebut juga dituntut mampu mendukung peningkatan kapasitas, pembinaan karier dan kualitas sumber daya manusia kepolisian.
Di sisi lain, Propam memiliki tanggung jawab menjaga disiplin dan profesionalisme anggota. Pengawasan internal yang konsisten menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai ketentuan dan kode etik kepolisian.
Kapolres berharap pergantian pejabat tersebut dapat memberikan energi baru bagi pelaksanaan tugas di lingkungan Polres Parepare. Sinergi antara pimpinan, pejabat struktural dan seluruh personel dinilai penting agar program organisasi dapat berjalan secara berkesinambungan.
Serah terima jabatan pun tidak dimaknai sebagai sekadar pergantian posisi. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, transparan dan responsif.
Dengan kepemimpinan pejabat baru di bidang SDM dan Propam, Polres Parepare diharapkan semakin solid dalam membangun kualitas internal sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berintegritas.
Penulis: MS














