Polda Sulawesi Selatan

Biro SDM Polda Sulsel Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Periode 2 Tahun 2026, Untuk Personel Yang Sehat dan Bugar

Interaksinews.id, MakassarPolda Sulsel menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani Berkala Periode II Tahun Anggaran 2026 bagi seluruh personel Satuan Kerja (Satker) Mapolda Sulsel, Rabu pagi, 12 Agustus 2026.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Pallawa 88 United Mapolda Sulsel. Tes tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga kebugaran dan kesiapan fisik personel dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Sebelum mengikuti rangkaian pengujian fisik, setiap personel menjalani pemeriksaan kesehatan awal. Tim medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel melakukan pengecekan tekanan darah atau tensi.

Pemeriksaan tersebut menjadi tahapan penting sebelum personel mengikuti aktivitas dengan intensitas fisik cukup tinggi. Langkah ini membantu memastikan kondisi kesehatan peserta sebelum memasuki rangkaian pengujian.

Polda Sulsel Pastikan Kondisi Personel Sebelum Tes

Setelah melalui pemeriksaan kesehatan awal, personel mengikuti sesi pemanasan. Instruktur memandu pemanasan sebelum peserta memasuki tahapan utama Tes Kesamaptaan Jasmani Polda Sulsel.

Kabagwatpers AKBP Sugeng mengatakan pemeriksaan dan pemanasan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Menurutnya, tahapan tersebut membantu mempersiapkan kondisi fisik personel sebelum mengikuti pengujian.

“Setelah dinyatakan siap, personel mengikuti pemanasan yang dipandu oleh instruktur sebelum memasuki tahapan tes kesamaptaan jasmani,” ujar AKBP Sugeng.

Selanjutnya, peserta mengikuti sejumlah materi pengujian fisik. Setiap materi memiliki tujuan berbeda untuk melihat kemampuan fisik personel secara menyeluruh.

Rangkaian pengujian tersebut meliputi:

  • Lari selama 12 menit untuk mengukur daya tahan tubuh.
  • Pull-Up untuk mengukur kekuatan otot lengan dan bahu.
  • Sit-Up untuk mengukur ketahanan otot perut.
  • Push-Up untuk mengukur kekuatan otot dada dan lengan.
  • Shuttle Run untuk mengukur kelincahan dan kemampuan bergerak cepat.

Rangkaian tersebut memberikan gambaran mengenai kemampuan fisik personel dari berbagai aspek. Dengan demikian, penilaian tidak hanya berfokus pada daya tahan, tetapi juga kekuatan dan kelincahan.

Tes Kesamaptaan Jasmani Polda Sulsel Menguji Beragam Kemampuan Fisik

Tes Kesamaptaan Jasmani Polda Sulsel Periode II Tahun Anggaran 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan rutin. Pengujian tersebut berkaitan dengan kebutuhan personel kepolisian untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar.

Tugas kepolisian membutuhkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi. Personel juga harus memiliki mobilitas dan ketahanan fisik yang memadai ketika menjalankan tugas di lapangan.

Karena itu, kebugaran menjadi salah satu aspek yang perlu dijaga secara berkala. Kondisi fisik yang baik dapat mendukung personel ketika menjalankan tugas pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Kabagwatpers AKBP Sugeng menegaskan pentingnya kondisi fisik personel dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

“Personel yang sehat dan bugar merupakan modal penting dalam mewujudkan pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, responsif dan optimal,” kata AKBP Sugeng.

Pemeriksaan kesehatan sebelum tes juga menunjukkan perhatian terhadap kesiapan peserta. Personel tidak langsung mengikuti aktivitas fisik, tetapi terlebih dahulu menjalani pengecekan kondisi kesehatan.

Materi Tes Kesamaptaan Mengukur Kesiapan Fisik Personel

Setiap materi dalam Tes Kesamaptaan Jasmani Polda Sulsel memiliki fungsi pengukuran yang berbeda. Kombinasi beberapa materi memungkinkan pengujian kemampuan fisik secara lebih menyeluruh.

Lari 12 menit, misalnya, berkaitan dengan kemampuan daya tahan tubuh. Sementara itu, Pull-Up dan Push-Up menguji kekuatan kelompok otot tertentu.

Sit-Up mengukur kemampuan otot perut dalam melakukan gerakan berulang. Adapun Shuttle Run menitikberatkan pada kelincahan dan kemampuan mengubah arah dengan cepat.

Kombinasi tersebut penting bagi personel yang menjalankan tugas dengan tuntutan fisik berbeda. Dalam situasi tertentu, anggota kepolisian dapat membutuhkan ketahanan, kecepatan, kekuatan, sekaligus kelincahan.

Oleh sebab itu, menjaga kebugaran tidak berhenti pada pelaksanaan tes. Personel juga perlu mempertahankan pola hidup sehat dan kebiasaan olahraga secara konsisten.

Periode II 2026 Jadi Upaya Menjaga Kebugaran Personel

Pelaksanaan Tes Kesamaptaan Jasmani Berkala Periode II Tahun Anggaran 2026 menjadi bagian dari upaya Polda Sulsel menjaga kondisi fisik personel.

Kegiatan berkala seperti ini memberikan kesempatan untuk melihat kesiapan jasmani anggota. Hasil pengujian juga dapat menjadi bagian dari evaluasi kebugaran personel dalam mendukung pelaksanaan tugas.

Bagi institusi kepolisian, kondisi fisik yang prima memiliki kaitan dengan kesiapsiagaan. Personel harus mampu menjalankan tugas secara optimal ketika menghadapi berbagai kebutuhan pelayanan masyarakat.

Selain itu, tuntutan pekerjaan kepolisian dapat berbeda-beda. Ada tugas yang membutuhkan mobilitas tinggi, respons cepat maupun kemampuan bertahan dalam aktivitas fisik tertentu.

Karena itu, kebugaran menjadi salah satu unsur pendukung profesionalisme personel. Personel yang sehat, bugar dan siap secara fisik diharapkan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Polda Sulsel berharap kegiatan tersebut dapat mendorong seluruh personel untuk terus menjaga kondisi kesehatan. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan ketika pelaksanaan tes, tetapi juga melalui kebiasaan menjaga kebugaran dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan kondisi fisik yang terjaga, personel diharapkan lebih siap menghadapi tuntutan pekerjaan. Pada akhirnya, kesiapan tersebut dapat mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. (MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait