ParepareSulawesi Selatan

Presiden Prabowo Kirim Sapi Kurban Jumbo 833 Kg ke Parepare, Bernama Bojes

PAREPARE, Interaksinews.id — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan bantuan satu ekor sapi kurban jenis simental berbobot 833 kilogram untuk masyarakat Kota Parepare pada momentum Idul Adha 2026.

Sapi jumbo yang diberi nama Bojes itu didatangkan langsung dari Kabupaten Bone karena populasi sapi dengan ukuran besar di Parepare masih sangat terbatas.

Kepala Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (PKP) Parepare, Wildana, mengatakan sapi tersebut dipilih untuk memenuhi standar bobot bantuan kurban dari pemerintah pusat.

“Dari peternaknya diberi nama Bojes. Ini jenisnya sapi simental,” ujar Wildana kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, sapi berusia lima tahun itu telah melewati pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh oleh tim dokter hewan setempat sebelum dikirim ke Parepare.

Pemeriksaan Kesehatan Ketat Sebelum Disembelih

Wildana memastikan kondisi Bojes dalam keadaan sehat dan layak menjadi hewan kurban Presiden RI. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sapi bebas penyakit dan memenuhi standar kesehatan hewan kurban.

“Alhamdulillah sehat. Kami sudah periksa dari tim dokter hewan, sudah mengeluarkan SKKH atau Surat Keterangan Kesehatan Hewan,” katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan, sapi tersebut juga diberi penanda khusus sebagai bukti telah lolos verifikasi kesehatan dari petugas veteriner.

Kehadiran sapi kurban Presiden di Parepare menjadi perhatian masyarakat karena ukuran dan bobotnya yang tidak biasa. Sapi simental dengan berat di atas 800 kilogram tergolong langka di wilayah perkotaan seperti Parepare.

Disembelih di Bacukiki, 300 Paket Daging Dibagikan

Rencananya, sapi kurban bantuan Presiden Prabowo akan disembelih di wilayah Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki.

Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar dalam bentuk ratusan paket.

“Informasi dari Kesra kurang lebih ada 300 paket daging yang akan dibagikan ke masyarakat,” tutur Wildana.

Ia berharap momentum kurban tersebut dapat memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan.

“Harapannya tentu membawa berkah dan meningkatkan solidaritas antar sesama,” tambahnya.

Distribusi daging kurban menjadi salah satu agenda sosial yang rutin mendapat perhatian pemerintah setiap perayaan Idul Adha, terutama untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

Perawatan Bojes Dilakukan Secara Ekstra

Peternak sapi, Iksan, mengungkapkan bahwa Bojes mendapatkan perlakuan khusus sejak diproyeksikan menjadi sapi kurban Presiden RI.

Perawatan dilakukan lebih intens dibanding sapi biasa, mulai dari kebersihan kandang hingga pola makan yang dijaga ketat setiap hari.

“Perawatannya lebih ekstra lagi karena dijaga rutin, dimandikan, dan dipantau kesehatannya setiap hari,” ujar Iksan.

Ia juga memberikan pakan tambahan berupa campuran dedak dan ampas tahu untuk mempercepat pertumbuhan bobot sapi.

“Ada campuran khusus, dedak sama ampas tahu supaya pertumbuhannya lebih cepat,” katanya.

Perawatan intensif tersebut dinilai menjadi faktor utama yang membuat bobot Bojes mampu menembus angka 833 kilogram menjelang Idul Adha 2026.

Sapi Kurban Presiden Jadi Perhatian Warga Parepare

Bantuan sapi kurban Presiden RI setiap tahun selalu menarik perhatian publik, termasuk di Parepare. Selain memiliki ukuran jumbo, hewan kurban presiden umumnya dipilih melalui proses seleksi ketat dari sisi kesehatan, usia, hingga bobot.

Di Sulawesi Selatan sendiri, permintaan sapi berkualitas menjelang Idul Adha cenderung meningkat. Kondisi itu ikut mendorong peternak lokal meningkatkan kualitas perawatan ternak mereka agar mampu bersaing.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait