Interaksinews.id, Parepare — Kegiatan Jumat Curhat Polsek Ujung bersama para ketua RT dan RW se-Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, membahas sejumlah persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat, Jumat (21/8/2026).
Pertemuan berlangsung di Kantor Kelurahan Lapadde, Jalan Jenderal Ahmad Yani Km 5. Forum tersebut menjadi ruang dialog langsung antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan perwakilan masyarakat.
Sejumlah persoalan muncul dalam sesi dialog. Warga antara lain menyampaikan keluhan mengenai dugaan pencurian, persoalan yang melibatkan anak, serta kendaraan yang parkir di badan jalan.
Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah hadir bersama jajaran dalam kegiatan tersebut. Pertemuan juga dihadiri Lurah Lapadde Rahmat K, perwakilan BPJS Kesehatan Kota Parepare, Ketua LPMK Lapadde Burhanuddin, personel Binmas, Bhabinkamtibmas, serta sekitar 25 ketua RT dan RW.
Jumat Curhat Polsek Ujung Soroti Keamanan Lingkungan
Salah satu pembahasan utama dalam kegiatan tersebut berkaitan dengan kondisi keamanan di lingkungan warga. Seorang ketua RW menyampaikan adanya keluhan masyarakat mengenai dugaan pencurian di wilayahnya.
Namun, informasi tersebut disebut belum disampaikan melalui laporan resmi kepada kepolisian. Karena itu, Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah meminta masyarakat segera melapor apabila mengalami atau mengetahui dugaan tindak pidana.
Menurut Sukri, laporan resmi membantu kepolisian memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai peristiwa yang terjadi. Informasi tersebut kemudian dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan sesuai prosedur.
Kepolisian juga akan meningkatkan patroli pada waktu dan lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Ujung.
Warga juga meminta masukan mengenai langkah pencegahan untuk mengantisipasi pencurian. Menanggapi hal itu, Sukri mendorong masyarakat memperkuat komunikasi dengan aparat keamanan dan perangkat kelurahan.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengaktifkan kembali kegiatan ronda. Pemantauan lingkungan secara berkala juga dapat dilakukan, terutama pada waktu yang dianggap rawan.
“Kolaborasi antara masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah kelurahan, dan unsur lainnya menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan,” ujar Sukri.
Ia menambahkan, Polsek Ujung akan terus melakukan patroli di sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian. Masyarakat juga dapat menyampaikan informasi atau meminta bantuan kepolisian melalui layanan Call Center 110.
Dugaan Pencurian Melibatkan Anak Dibahas dalam Forum
Selain keamanan lingkungan secara umum, warga turut menyampaikan persoalan dugaan pencurian yang diduga melibatkan seorang anak.
Kapolsek Ujung menjelaskan bahwa persoalan yang berkaitan dengan anak membutuhkan penanganan berbeda. Aparat perlu mengikuti pendekatan serta prosedur khusus sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk menindaklanjuti informasi tersebut, pihak kepolisian berencana berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA Polres Parepare.
Pendekatan pembinaan juga menjadi bagian penting ketika persoalan menyangkut anak. Selain peran aparat, keluarga memiliki tanggung jawab dalam memberikan pengawasan dan pembinaan.
Keterlibatan orang tua diharapkan dapat membantu mencegah anak kembali melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan di lingkungan.
Jumat Curhat Polsek Ujung Dorong Peran Orang Tua
Forum dialog tersebut tidak hanya menempatkan kepolisian sebagai pihak yang menangani persoalan keamanan. Masyarakat dan keluarga juga memiliki peran dalam mencegah munculnya gangguan ketertiban.
Pengawasan orang tua menjadi salah satu langkah penting. Komunikasi antara keluarga, lingkungan, pemerintah kelurahan, dan aparat juga perlu terus diperkuat.
Dengan pola komunikasi tersebut, persoalan yang muncul di lingkungan dapat diketahui lebih cepat. Aparat pun dapat menentukan langkah yang sesuai berdasarkan informasi dan kondisi di lapangan.
Warga Lapadde Keluhkan Kendaraan Parkir di Badan Jalan
Persoalan lain yang muncul dalam dialog berkaitan dengan ketertiban lalu lintas di lingkungan Kelurahan Lapadde.
Warga menyoroti kendaraan yang diparkir menggunakan sebagian badan jalan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan yang melintas.
Menurut warga, komunikasi dengan pemilik kendaraan sudah dilakukan. Namun, persoalan tersebut belum menemukan penyelesaian.
Kapolsek Ujung merespons keluhan itu dengan menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Petugas juga akan melihat kondisi secara langsung di lapangan.
Apabila ditemukan kendaraan yang parkir dan mengganggu aktivitas masyarakat atau pengguna jalan, petugas dapat memberikan imbauan maupun teguran. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan situasi serta ketentuan yang berlaku.
Penanganan persoalan parkir membutuhkan komunikasi antara warga, pemilik kendaraan, pemerintah setempat, dan aparat. Dengan koordinasi yang baik, gangguan terhadap akses jalan dapat diminimalkan tanpa menimbulkan persoalan baru.
Warga dan Polisi Perkuat Komunikasi Keamanan
Kegiatan Jumat Curhat juga menunjukkan pentingnya komunikasi langsung antara masyarakat dan kepolisian. Warga dapat menyampaikan persoalan yang mereka temui tanpa harus menunggu masalah berkembang lebih besar.
Bagi kepolisian, masukan dari masyarakat menjadi salah satu sumber informasi untuk mengetahui kondisi keamanan di tingkat lingkungan. Karena itu, keterlibatan ketua RT dan RW memiliki peran penting dalam menyampaikan situasi yang berkembang.
Forum seperti ini juga membuka peluang bagi pemerintah kelurahan dan aparat keamanan untuk membangun koordinasi. Kerja sama lintas unsur menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan Jumat Curhat di Kantor Kelurahan Lapadde berakhir sekitar pukul 10.30 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib. (MS Journal)

















