Headline

Forpem Parepare Dorong Pemuda Kritis dan Visioner: Dari Idealisme ke Gerakan Nyata

Parepare, Interaksinews.id – “Idealisme adalah kemewahan terakhir bagi pemuda,” pesan abadi dari Datuk Sutan Ibrahim atau Tan Malaka kembali menggema di Parepare. Pesan ini menjadi inspirasi lahirnya Forum Pemuda (Forpem) Parepare, wadah kolaborasi baru bagi pemuda-pemudi yang ingin meneguhkan kembali semangat idealisme dan tanggung jawab sosial di tengah derasnya arus pragmatisme politik.

Tasman Ramadhan, inisiator Forpem Parepare, menegaskan bahwa forum ini lahir dari kegelisahan terhadap dinamika kepemudaan saat ini — baik di daerah maupun secara nasional.

“Pemuda yang semestinya kritis, kreatif, dan logis dalam merespons keadaan, seharusnya mampu menawarkan gagasan untuk kemaslahatan bersama. Gerakan ini bukan oposisi, melainkan partisipasi aktif yang relevan dengan regulasi dan konstitusi,” ujar Tasman.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Forpem Parepare akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama organisasi kepemudaan di daerah. Tujuannya untuk mendengarkan masukan dan memperkuat sinergi lintas komunitas dalam menyiapkan agenda strategis jangka panjang.

Di sisi lain, Mahbub Junaid, tokoh pemuda nasional yang juga mendukung inisiatif ini, menekankan pentingnya visi jauh ke depan dalam membangun karakter pemuda.

“Pemuda adalah cikal bakal negarawan. Mereka berpikir untuk seratus tahun ke depan, bukan sekadar untuk pemilu berikutnya,” tegas Mahbub.

Tasman yang akrab disapa TSM kecil berharap Forpem Parepare dapat menjadi katalis perubahan sosial, menggiring arus pemikiran pemuda agar tidak hanyut dalam kepentingan sesaat.

“Kita ingin membangun ekosistem pemuda yang berpikir kritis, beridealisme tinggi, namun tetap konstruktif dalam berperan bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tutup Tasman.

Dengan semangat kolaborasi, Forpem Parepare diharapkan menjadi wadah aktualisasi pemuda Parepare yang berintegritas, berdaya pikir maju, serta berperan aktif dalam mengawal arah kemajuan kota dan bangsa.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait