Parepare

KUA-PPAS Kota Parepare 2027 Diserahkan ke DPRD, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp957,2 Miliar

Interaksinews.id, ParepareDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare menggelar rapat paripurna penyerahan rancangan KUA-PPAS Kota Parepare 2027 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Parepare, Rabu (29/7/2026). Agenda tersebut menjadi tahapan awal yang penting dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Rapat dipimpin oleh pimpinan DPRD Kota Parepare dan dihadiri Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto P., yang mewakili Wali Kota Parepare. Hadir pula para asisten dan staf ahli pemerintah daerah, wakil ketua serta anggota DPRD, kepala perangkat daerah, camat, hingga lurah se-Kota Parepare.

Penyerahan dokumen tersebut menandai dimulainya pembahasan kebijakan anggaran antara Pemerintah Kota Parepare bersama DPRD. Selanjutnya, kedua pihak akan membahas arah kebijakan fiskal serta prioritas pembangunan yang akan menjadi dasar penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.

KUA-PPAS Kota Parepare 2027 Jadi Dasar Penyusunan APBD

Penyusunan KUA-PPAS merupakan tahapan strategis sebelum pemerintah daerah menetapkan APBD. Dokumen tersebut memuat kebijakan umum anggaran, proyeksi pendapatan, belanja, pembiayaan daerah, serta prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Parepare menjelaskan bahwa kebijakan anggaran tahun 2027 diarahkan untuk memperkuat pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Menurutnya, pemerintah tetap menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai fokus utama dalam penyusunan anggaran.

“Belanja daerah diarahkan untuk mendukung program dan kegiatan strategis pembangunan provinsi dan nasional dengan tetap memprioritaskan pembangunan daerah serta mendukung pelayanan regional maupun nasional,” ujar H. Hermanto P.

Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pendapatan Daerah Diproyeksikan Mencapai Rp957,2 Miliar

Dalam pemaparannya, H. Hermanto P. mengungkapkan bahwa pendapatan daerah pada rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan mencapai Rp957,2 miliar lebih.

Pendapatan tersebut berasal dari beberapa sumber utama, yakni:

  • Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  • Pendapatan transfer dari pemerintah pusat maupun provinsi.
  • Sumber pendapatan daerah lainnya yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.

Proyeksi tersebut diharapkan mampu mendukung berbagai program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah daerah.

Selain itu, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan optimalisasi PAD sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah tanpa mengabaikan pelayanan kepada masyarakat.

Belanja Daerah Diprioritaskan untuk Pelayanan Publik

Pemerintah Kota Parepare menegaskan bahwa belanja daerah tahun 2027 akan difokuskan pada program-program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian pemerintah meliputi:

  • Pelayanan publik.
  • Bidang kesehatan.
  • Pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
  • Program sosial masyarakat.
  • Penguatan sektor ekonomi daerah.
  • Pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan masyarakat.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah berharap anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Penyusunan prioritas belanja juga mempertimbangkan kondisi fiskal daerah serta kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.

Pembahasan Dilanjutkan Bersama Banggar dan TAPD

Pembahasan lebih rinci mengenai program maupun alokasi anggaran akan dilaksanakan pada tahapan selanjutnya.

Proses tersebut akan melibatkan Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta seluruh perangkat daerah yang memiliki program pembangunan pada tahun anggaran 2027.

Menurut H. Hermanto P., seluruh perangkat daerah diminta menyiapkan data dan dokumen pendukung secara lengkap agar proses pembahasan berjalan lancar.

Ia berharap seluruh tahapan penyusunan APBD dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga tidak menghambat pelaksanaan program pembangunan tahun depan.

Sinergi DPRD dan Pemerintah Daerah Jadi Kunci

Keberhasilan penyusunan APBD tidak hanya bergantung pada kemampuan pemerintah dalam merancang program, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi bersama DPRD.

Melalui pembahasan KUA-PPAS, kedua lembaga diharapkan mampu menyepakati arah kebijakan anggaran yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Kolaborasi tersebut juga menjadi langkah penting dalam memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara akuntabel, transparan, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga Kota Parepare.

Selain itu, sinergi legislatif dan eksekutif diharapkan mampu menghasilkan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan, sejalan dengan target pembangunan daerah serta kebijakan nasional.

Penyerahan KUA-PPAS Kota Parepare 2027 kepada DPRD menjadi awal penting dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027. Pemerintah Kota Parepare memproyeksikan pendapatan daerah mencapai Rp957,2 miliar lebih dengan fokus anggaran pada pelayanan publik, kesehatan, sosial, ekonomi, serta pembangunan daerah.

Melalui pembahasan lanjutan bersama Banggar DPRD dan TAPD, pemerintah berharap seluruh proses berjalan sesuai jadwal sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang efektif, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Parepare.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait