PAREPARE – Pergerakan masyarakat yang melakukan mudik menjelang Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 mulai terlihat di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Dalam sepekan terakhir, tepatnya pada periode 6 hingga 11 Maret 2026, aktivitas penumpang di pelabuhan tersebut mengalami peningkatan signifikan.
Berdasarkan data Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare, jumlah penumpang yang tercatat berangkat dari Pelabuhan Nusantara Parepare mencapai 3.488 orang, sementara penumpang yang tiba mencapai 8.280 orang.
Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat menjelang musim mudik Lebaran tahun ini.
Kepala KSOP Parepare Shaiful Horry, melalui Humas KSOP Eko Prayetno, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.
“Iya, sebanyak 14 kapal penumpang siap beroperasi di Pelabuhan Nusantara Parepare untuk melayani arus mudik dan arus balik Lebaran,” ujar Eko Prayetno, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, kapal-kapal tersebut terdiri dari empat kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) serta sepuluh kapal milik perusahaan pelayaran swasta yang rutin melayani rute dari dan menuju Parepare.
Empat kapal milik Pelni yang disiapkan yakni:
- KM Bukit Siguntang
- KM Lambelu
- KM Binaiya
- KM Egon
Sementara sepuluh kapal swasta yang turut melayani penumpang meliputi:
- KM Quen Soya
- KM Pantokrator
- KM Cattelya Express
- KM Aditya
- KM Thalia
- KM Dharma Kartika 9
- KM Dharma Ferry 3
- KM Prince Soya
- KM Swarna Bahtera
- KM Tanjung Manis
Selain kesiapan armada, KSOP Parepare juga memastikan seluruh kapal yang akan beroperasi telah menjalani pemeriksaan kelaikan atau ramp check.
Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan kondisi kapal memenuhi standar keselamatan pelayaran sebelum melayani penumpang selama periode angkutan Lebaran.
Posko Angkutan Lebaran Mulai 13 Maret
KSOP Parepare juga akan mengoperasikan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 sebagai pusat koordinasi layanan mudik.
Posko tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 13 Maret hingga 31 Maret 2026.
“Kami memprediksi puncak arus mudik Lebaran terjadi pada 16 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 25 dan 28 Maret 2026,” jelasnya.
Peningkatan jumlah penumpang pada musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tren Penumpang Tahun Sebelumnya
Data KSOP menunjukkan bahwa pada musim mudik tahun 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Parepare mencapai 27.198 orang, kemudian meningkat menjadi 28.558 orang pada periode berikutnya.
Sementara jumlah penumpang yang tiba di Parepare tercatat 38.994 orang, dan meningkat menjadi 40.944 orang.
Dengan tren tersebut, otoritas pelabuhan memproyeksikan peningkatan mobilitas masyarakat akan terus terjadi seiring mendekati Hari Raya Idulfitri.
Imbauan KSOP untuk Pemudik
KSOP Parepare mengimbau calon penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan perjalanan lebih awal.
Selain itu, masyarakat juga diminta mematuhi aturan keselamatan pelayaran, termasuk membeli tiket resmi serta mengikuti prosedur naik kapal yang berlaku.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan perjalanan mudik Lebaran berlangsung aman, tertib, dan lancar bagi seluruh penumpang yang menggunakan transportasi laut melalui Pelabuhan Nusantara Parepare.
















