Polres ParepareParepare

Remaja Jadi Perhatian, Warga Minta Patroli Ditingkatkan Pada Jumat Curhat Polsek Soreang

Interaksinews.id, ParepareJumat Curhat Polsek Soreang bersama warga Kelurahan Lakessi, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, membahas sejumlah persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat, Jumat (28/8/2026).

Pertemuan berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Lakessi, Jalan A.M. Arsyad, mulai sekitar pukul 09.00 WITA. Warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan sekaligus masukan terkait kondisi lingkungan.

Salah satu perhatian warga menyangkut aktivitas sejumlah remaja yang berkumpul hingga larut malam. Warga khawatir situasi tersebut dapat memicu gangguan keamanan, termasuk potensi perkelahian antarremaja.

Selain itu, warga menyoroti dugaan perilaku sebagian remaja yang disebut menghirup lem dan mengonsumsi minuman keras. Warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian bersama melalui langkah pencegahan yang melibatkan keluarga, masyarakat, pemerintah kelurahan, dan kepolisian.

Warga Lakessi Minta Patroli Malam Ditingkatkan

Kegiatan Jumat Curhat mempertemukan kepolisian dengan pemerintah kelurahan serta masyarakat. Hadir dalam kegiatan itu Lurah Lakessi H. Rasul Lukman bersama jajaran kelurahan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lakessi Aiptu Nawir, Babinsa Lakessi Peltu Rober Barsa, para ketua RT dan RW, serta warga.

Salah seorang perwakilan warga, Hapsah, menyampaikan apresiasi terhadap upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Soreang.

Namun, ia berharap patroli keamanan dapat terus dilakukan dan ditingkatkan pada waktu tertentu, terutama di sekitar permukiman warga yang dinilai membutuhkan perhatian.

Menurut Hapsah, keberadaan remaja yang berkumpul hingga larut malam dapat menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat. Kondisi itu juga berpotensi berkembang menjadi persoalan apabila tidak mendapat pengawasan sejak awal.

“Kami berharap kegiatan patroli tetap dilaksanakan dan ditingkatkan pada jam-jam tertentu, khususnya di sekitar permukiman warga, agar masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman,” ujar Hapsah.

Masukan tersebut menjadi salah satu pembahasan penting dalam forum. Warga pada dasarnya menginginkan lingkungan yang aman tanpa mengabaikan pendekatan pencegahan terhadap berbagai persoalan yang melibatkan generasi muda.

Karena itu, komunikasi antara warga dan aparat menjadi penting. Melalui komunikasi langsung, persoalan di lingkungan dapat disampaikan sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Polsek Soreang Perkuat Patroli di Wilayah Rawan

Bhabinkamtibmas Kelurahan Lakessi Aiptu Nawir menjelaskan bahwa kepolisian terus menjalankan langkah pencegahan melalui patroli dan kehadiran personel di wilayah.

Menurut dia, Polres Parepare memiliki tim patroli malam yang dikenal dengan nama Tim Senggol. Sementara itu, tingkat Polsek Soreang menjalankan patroli melalui Blue Light Patrol dengan menyasar sejumlah titik yang menjadi perhatian.

Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran personel di lapangan juga diharapkan dapat mencegah potensi gangguan sebelum berkembang menjadi tindak pidana.

Aiptu Nawir sekaligus mengajak masyarakat mengambil bagian dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satu bentuknya ialah meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, terutama anak-anak dan remaja.

Jumat Curhat Polsek Soreang Jadi Ruang Aspirasi Warga

Kapolsek Soreang AKP Amir Usman mengatakan Jumat Curhat Polsek Soreang menjadi ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat.

Menurut Amir, informasi dari warga membantu kepolisian memahami persoalan yang berkembang di lingkungan. Masukan tersebut kemudian dapat menjadi bahan dalam menentukan langkah pencegahan dan penanganan sesuai kebutuhan.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, keluhan maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Melalui komunikasi seperti ini, kami dapat mengetahui kondisi di lapangan dan menentukan langkah yang diperlukan,” ujar Amir.

Ia menilai persoalan keamanan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, serta warga.

Khusus mengenai aktivitas remaja pada malam hari, Amir menekankan pentingnya pengawasan dari lingkungan terdekat. Orang tua memiliki peran penting dalam mengetahui aktivitas anak di luar rumah, sementara masyarakat dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Persoalan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami membutuhkan dukungan orang tua, tokoh masyarakat, RT, RW, dan seluruh warga untuk bersama-sama melakukan pengawasan, khususnya terhadap anak-anak dan remaja,” katanya.

Warga Diingatkan Waspadai Kejahatan dan Penipuan

Selain membahas aktivitas remaja, kegiatan Jumat Curhat juga menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk menyampaikan sejumlah imbauan keamanan kepada masyarakat.

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kejahatan. Salah satunya dengan memastikan kondisi rumah tetap aman ketika ditinggalkan.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan. Kunci kendaraan sebaiknya tidak ditinggalkan saat kendaraan diparkir, terutama di tempat yang kurang terpantau.

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap modus penipuan melalui media sosial dan pesan singkat. Masyarakat disarankan tidak mudah mempercayai informasi atau tawaran yang meminta data pribadi maupun tindakan tertentu tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Pelaporan Dini Membantu Pencegahan Gangguan Keamanan

Kapolsek Soreang juga menekankan pentingnya laporan masyarakat ketika menemukan gangguan keamanan atau dugaan tindak pidana.

Menurutnya, laporan sejak dini dapat membantu aparat melakukan langkah yang diperlukan sesuai kewenangan. Dengan demikian, persoalan tidak harus menunggu sampai berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

“Jangan menunggu persoalan berkembang menjadi lebih besar. Jika ada gangguan kamtibmas atau informasi yang perlu ditindaklanjuti, segera sampaikan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek, atau melalui layanan kepolisian yang tersedia agar dapat ditangani sesuai dengan kewenangan,” tutur Amir.

Pendekatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya hubungan dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Warga tidak hanya menjadi penerima layanan keamanan, tetapi juga memiliki peran dalam memberikan informasi mengenai kondisi lingkungan.

Dalam konteks Kelurahan Lakessi, komunikasi semacam itu dapat membantu mengidentifikasi lokasi dan waktu yang membutuhkan perhatian lebih. Selanjutnya, aparat bersama pemerintah kelurahan dapat menyesuaikan langkah pencegahan berdasarkan kondisi di lapangan.

Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Keamanan Lakessi

Persoalan aktivitas remaja pada malam hari tidak cukup diselesaikan melalui patroli. Pengawasan keluarga, kepedulian lingkungan, serta komunikasi dengan aparat menjadi bagian penting dalam pencegahan.

Keterlibatan ketua RT dan RW juga memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat. Mereka dapat membantu menyampaikan informasi sekaligus mendorong warga menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Pemerintah kelurahan juga dapat menjadi penghubung antara masyarakat dan aparat keamanan. Dengan komunikasi yang berjalan baik, berbagai persoalan dapat dibahas secara lebih cepat dan terarah.

Sementara itu, kepolisian tetap menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan melalui patroli dan langkah pencegahan. Kehadiran polisi di titik yang dinilai rawan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Kegiatan Jumat Curhat di Kelurahan Lakessi pada akhirnya tidak hanya menjadi forum penyampaian keluhan. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, aparat kewilayahan, dan masyarakat.

Masukan warga mengenai aktivitas remaja, dugaan konsumsi lem dan minuman keras, hingga kebutuhan patroli malam menunjukkan bahwa keamanan lingkungan membutuhkan perhatian bersama.

Dengan komunikasi yang terbuka dan respons yang tepat, persoalan di tingkat lingkungan diharapkan dapat dicegah sejak dini. Kolaborasi antara keluarga, masyarakat, pemerintah kelurahan, dan kepolisian menjadi fondasi penting untuk menjaga Kecamatan Soreang tetap aman dan kondusif.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait