ParepareKebakaranPeristiwa

Bantuan Korban Kebakaran Parepare Diserahkan Langsung Tasming Hamid kepada Warga Terdampak

Interaksinews.id, PareparePemerintah Kota Parepare bergerak cepat menyalurkan bantuan korban kebakaran Parepare kepada warga yang terdampak musibah di Jalan Mayor Haddade atau Jalan Kusuma, Kecamatan Bacukiki Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, sebagai bentuk kepedulian pemerintah sekaligus komitmen untuk hadir di tengah masyarakat saat menghadapi bencana.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Selasa (28/7/2026). Dalam kesempatan itu, Tasming Hamid didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah dan Camat Bacukiki Barat. Bantuan berupa uang tunai diberikan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal setelah dua unit rumah hangus dilalap api.

Kehadiran pemerintah di lokasi disambut positif oleh warga. Selain menyerahkan bantuan, rombongan juga memastikan kondisi korban serta mendengarkan berbagai kebutuhan yang masih diperlukan selama proses pemulihan berlangsung.

Bantuan Korban Kebakaran Parepare Wujud Kepedulian Pemerintah

Tasming Hamid menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah agar masyarakat tidak merasa sendiri ketika menghadapi cobaan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Parepare kepada masyarakat. Semoga ada hikmah di balik setiap cobaan yang terjadi,” ujar Tasming Hamid.

No posts found

Ia menambahkan bahwa setiap bencana harus menjadi momentum memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Tasming berharap para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa setelah menerima dukungan dari berbagai pihak.

Pemerintah Pastikan Proses Pemulihan Berjalan Optimal

Selain menyerahkan bantuan tunai, Wali Kota Parepare juga berdialog langsung dengan para korban kebakaran.

Dalam dialog tersebut, Tasming mendengarkan berbagai kebutuhan yang masih diperlukan, mulai dari kebutuhan dasar hingga dukungan selama proses pemulihan pascabencana.

Menurutnya, pemulihan tidak cukup hanya melalui bantuan finansial. Dukungan moral, pendampingan, dan semangat gotong royong memiliki peran penting dalam membantu masyarakat kembali bangkit.

Pemerintah Kota Parepare juga terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar proses penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Tasming memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap korban kebakaran.

Di antaranya adalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), aparat kecamatan, kelurahan, hingga masyarakat sekitar yang ikut membantu sejak peristiwa terjadi.

Menurutnya, kolaborasi tersebut mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di Kota Parepare.

“Kami berharap apa yang hilang akibat musibah ini digantikan oleh Allah SWT dengan rezeki yang lebih baik. Insya Allah, di balik setiap musibah selalu ada hikmah yang dapat kita ambil,” katanya.

Imbauan Waspada Kebakaran pada Musim Kemarau

Tasming Hamid mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau yang disertai angin kencang.

Ia menilai kondisi cuaca saat ini dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran di kawasan permukiman.

Bantuan Korban Kebakaran Parepare Disertai Edukasi Pencegahan

Selain memberikan bantuan korban kebakaran Parepare, pemerintah juga mengajak masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Memastikan kompor dimatikan setelah digunakan.
  • Memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala.
  • Menghindari penggunaan kabel listrik yang sudah rusak.
  • Menjauhkan benda mudah terbakar dari sumber api.
  • Menyediakan alat pemadam api sederhana apabila memungkinkan.

Tasming menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menekan risiko terjadinya kebakaran.

“Musim kemarau dan angin kencang seperti sekarang meningkatkan potensi kebakaran. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat agar lebih waspada dan memastikan setiap penggunaan api maupun instalasi listrik dalam kondisi aman,” pesannya.

Korban Bersyukur Atas Respons Cepat Pemerintah

Para korban kebakaran mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Parepare.

Mereka menyampaikan rasa syukur karena bantuan datang dalam waktu yang relatif cepat setelah musibah terjadi.

Menurut para korban, bantuan tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus menjadi penyemangat agar dapat kembali bangkit setelah kehilangan tempat tinggal.

Dukungan dari pemerintah, masyarakat, serta berbagai lembaga dinilai memberikan harapan baru bagi keluarga terdampak untuk memulai kembali kehidupan mereka.

Pemerintah Kota Parepare juga memastikan pendampingan terhadap korban akan terus dilakukan sesuai kebutuhan selama masa pemulihan berlangsung.

Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan bencana berjalan efektif dan berkelanjutan.

Melalui langkah cepat tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam setiap situasi, khususnya ketika menghadapi musibah yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Penyaluran bantuan korban kebakaran Parepare menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Parepare untuk memberikan respons cepat kepada masyarakat yang terdampak bencana. Kehadiran langsung Wali Kota Tasming Hamid, dukungan berbagai instansi, serta semangat gotong royong menjadi modal penting dalam mempercepat proses pemulihan warga. Di sisi lain, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait