PareparePendidikan & Tehnologi

Lebaran Yatim Parepare Santuni 700 Anak dan Disabilitas

Interaksinews.id, ParepareLebaran Yatim Parepare kembali menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Kegiatan yang digelar Kementerian Agama bersama Pemerintah Kota Parepare dan sejumlah lembaga amil zakat berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, Kamis (25/6/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan nasional yang dipusatkan secara daring oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dan diikuti oleh 34 Kantor Wilayah Kementerian Agama serta 514 kantor kementerian agama kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Di Parepare, sebanyak 700 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar mereka tetap semangat menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.


Lebaran Yatim Parepare Wujud Kolaborasi Pemerintah dan Lembaga Zakat

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto, yang hadir mewakili Wali Kota Parepare.

Dalam sambutannya, Hermanto menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah dan masyarakat mampu memberikan perhatian kepada kelompok yang membutuhkan.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya berbagi dan gotong royong. Kota yang kuat bukan hanya memiliki bangunan megah, tetapi masyarakatnya saling peduli, saling menguatkan, dan tidak membiarkan saudaranya menghadapi kesulitan seorang diri,” ujarnya.

Selain unsur Pemerintah Kota Parepare, kegiatan tersebut turut dihadiri Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare H. Syaiful Mahsan, unsur Forkopimda, Forkopimda Plus, Ketua BAZNAS Parepare, serta berbagai mitra lembaga amil zakat.

Lembaga yang berpartisipasi di antaranya:

  • BAZNAS Parepare
  • LazisNU
  • Lazismu
  • Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ)
  • Baitulmaal Munzalan Indonesia
  • Kurir Langit Indonesia
  • Baitul Maal Hidayatullah

Kolaborasi tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi filantropi dalam memperluas manfaat zakat kepada masyarakat.


700 Anak Menerima Santunan dalam Lebaran Yatim Parepare

Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Parepare, H. Syaiful Mahsan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memberikan santunan kepada 700 penerima manfaat yang berasal dari berbagai sekolah dan madrasah di Kota Parepare.

Menurutnya, program ini merupakan agenda nasional yang dibuka langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas sebanyak 700 orang yang berasal dari madrasah maupun sekolah di Parepare,” kata Syaiful Mahsan.

Momentum pelaksanaan kegiatan juga bertepatan dengan 10 Muharram 1448 Hijriah, yang dikenal sebagai salah satu waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak amal kebajikan dan berbagi kepada anak yatim.

Melalui santunan tersebut, Kementerian Agama berharap anak-anak penerima manfaat memperoleh motivasi baru untuk terus belajar serta memiliki kesempatan yang lebih baik dalam meraih cita-cita.


Program Lebaran Yatim Parepare Berjalan Konsisten Selama Tiga Tahun

Lebaran Yatim Parepare Menjadi Agenda Tahunan

Syaiful Mahsan menjelaskan bahwa santunan kepada anak yatim sebenarnya telah lama dilaksanakan oleh Kementerian Agama. Namun, dalam tiga tahun terakhir, program tersebut dikemas secara khusus melalui Lebaran Yatim yang menjadi bagian dari program Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

Program ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi bersama BAZNAS dan berbagai lembaga amil zakat membuat jangkauan bantuan menjadi semakin luas sehingga lebih banyak anak yatim dan penyandang disabilitas dapat merasakan manfaatnya.

Selain memberikan bantuan secara langsung, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap kelompok rentan merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan dukungan berbagai pihak, pemerintah berharap budaya berbagi dapat terus tumbuh sehingga mampu memperkuat solidaritas sosial di Kota Parepare.


Lebaran Yatim Parepare menjadi bukti nyata kolaborasi antara Kementerian Agama, Pemerintah Kota Parepare, BAZNAS, dan berbagai lembaga amil zakat dalam menghadirkan kepedulian kepada masyarakat. Melalui penyaluran santunan kepada 700 anak yatim dan penyandang disabilitas, program ini diharapkan mampu memberikan motivasi, memperkuat semangat belajar, serta menumbuhkan budaya gotong royong yang berkelanjutan di Kota Parepare.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait