PAREPARE, Interaksinews.id — Upaya memperkuat pelayanan keamanan dan mempercepat respons terhadap aduan masyarakat terus digencarkan jajaran Polres Parepare. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui sosialisasi layanan Call Center 110 Polri yang menyasar langsung lingkungan warga di Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Polsek Soreang, Aiptu Nurainy Muin, bersama Lurah Bukit Indah, Akbar Amin, dengan menyambangi rumah-rumah warga di Lorong 2, Jalan Bukit Indah, Kamis (7/5/2026).
Langkah jemput bola ini dinilai penting di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keamanan yang cepat, mudah diakses, dan responsif terhadap situasi darurat maupun gangguan ketertiban masyarakat.
Layanan 110 Polri Diprioritaskan untuk Kondisi Mendesak
Dalam sosialisasi tersebut, Aiptu Nurainy Muin menjelaskan bahwa layanan Call Center 110 Polri merupakan jalur pengaduan cepat yang dapat digunakan masyarakat ketika membutuhkan kehadiran aparat kepolisian.
Menurutnya, layanan ini dirancang untuk memangkas hambatan birokrasi dalam pelaporan sehingga warga dapat langsung terhubung dengan sistem kepolisian secara nasional.
“Call Center 110 adalah layanan pengaduan masyarakat yang harus segera ditindaklanjuti. Kalau skalanya besar langsung saja telepon ke 110. Tetapi kalau aduan yang sifatnya bisa difasilitasi, warga juga bisa menghubungi langsung Bhabinkamtibmas melalui nomor handphone yang tertera di setiap stiker,” ujar Nurainy.
Selain memberikan edukasi secara langsung, petugas juga menempelkan stiker layanan 110 di sejumlah titik strategis agar mudah terlihat masyarakat. Strategi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai akses layanan darurat kepolisian.
Tidak hanya itu, pendekatan door to door dinilai lebih efektif karena mampu membangun komunikasi langsung antara aparat keamanan dan masyarakat di tingkat lingkungan.
Polisi Ingatkan Warga Tidak Menyalahgunakan Layanan 110
Meski layanan tersebut bersifat terbuka untuk publik, masyarakat tetap diminta menggunakan fasilitas itu secara bijak dan bertanggung jawab.
Aiptu Nurainy menegaskan bahwa seluruh panggilan yang masuk melalui nomor 110 terkoneksi langsung dengan sistem di Mabes Polri. Karena itu, laporan palsu atau panggilan iseng dapat mengganggu pelayanan terhadap masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan bantuan.
“Jadi setiap aduan masyarakat melalui 110 itu terkoneksi ke Mabes Polri. Gunakan layanan ini saat benar-benar membutuhkan kehadiran polisi dengan cepat, bukan untuk bahan candaan,” tegasnya.
Peringatan tersebut menjadi penting mengingat layanan darurat sering kali menghadapi tantangan berupa panggilan tidak relevan yang berpotensi menghambat respons petugas di lapangan.
Dukungan Kelurahan Dinilai Perkuat Sistem Keamanan Lingkungan
Sementara itu, Lurah Bukit Indah, Akbar Amin, menyampaikan apresiasi atas langkah aktif Polres Parepare yang turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, keberadaan layanan 110 dapat mempercepat proses pelaporan warga tanpa harus melalui prosedur administratif yang berbelit.
“Jadi layanan ini tidak membuat sekat, karena aduan langsung ke Polri. Khususnya kami di Kelurahan Bukit Indah, tentunya ini sangat membantu masyarakat,” katanya.
Akbar juga menilai sosialisasi seperti ini perlu diperluas hingga tingkat RT dan RW, termasuk di pusat keramaian dan ruang publik lainnya. Dengan demikian, semakin banyak warga memahami fungsi layanan tersebut serta mengetahui prosedur pelaporan yang benar.
Lebih jauh, ia berharap sinergi antara pemerintah kelurahan, aparat kepolisian, dan masyarakat dapat memperkuat sistem keamanan berbasis lingkungan di Kota Parepare.
“Dengan adanya layanan ini, kami berharap aduan masyarakat bisa lebih cepat direspon, dan jika perlu hingga melalui sinergitas Tripika,” tutup Akbar Amin.
Sosialisasi Layanan 110 Jadi Bagian Penguatan Pelayanan Publik
Sosialisasi layanan Call Center 110 Polri Parepare bukan sekadar kegiatan seremonial. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern.
Di tengah perkembangan teknologi komunikasi, akses cepat terhadap aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman di lingkungan masyarakat. Karena itu, edukasi penggunaan layanan darurat dinilai harus berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran publik.
Polres Parepare sendiri terus mendorong pendekatan humanis melalui peran Bhabinkamtibmas di tingkat kelurahan agar hubungan antara polisi dan masyarakat semakin dekat serta respons terhadap persoalan sosial bisa lebih cepat dilakukan.


















