PAREPARE – UPTD SD Negeri 62 Parepare kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk Ramadhan Berbagi pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini berlangsung di halaman sekolah SD Negeri 62 Parepare dan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan suci Ramadan.
Program Ramadhan Berbagi SD Negeri 62 Parepare merupakan bagian dari kegiatan pendidikan karakter yang telah menjadi bagian dari kurikulum sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk menumbuhkan nilai kepedulian, solidaritas, serta semangat berbagi kepada sesama.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari terakhir kegiatan belajar mengajar di bulan Ramadan sebelum memasuki libur Idulfitri.
Acara ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari guru, orang tua siswa, hingga para murid, yang bersama-sama menginisiasi kegiatan sosial tersebut.
Inisiatif Bersama Guru, Orang Tua, dan Murid
Kegiatan Ramadhan Berbagi di SD Negeri 62 Parepare merupakan hasil inisiatif bersama antara orang tua siswa, guru, dan murid.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah orang tua siswa yang telah terpilih menerima paket sembako yang dihimpun dari seluruh kelas yang ada di sekolah tersebut.
Kepala UPTD SD Negeri 62 Parepare, Hj. Muraida, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua siswa dan para guru yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan Ramadhan Berbagi ini,” ujar Muraida.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
Dana Berasal dari Sumbangan Sukarela
Muraida juga menjelaskan bahwa seluruh paket sembako yang dibagikan berasal dari sumbangan sukarela guru dan orang tua siswa.
Penggalangan dana dilakukan secara terbuka sebagai bentuk solidaritas tanpa adanya paksaan dari pihak sekolah.
“Dana untuk paket sembako ini merupakan hasil sumbangsih dari para guru dan orang tua siswa. Semua dilakukan secara sukarela sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana pendidikan bagi siswa untuk belajar tentang nilai empati, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama.
Dukungan Komite Sekolah
Ketua Komite Sekolah Hj. Sudarti, S.Pd turut memberikan apresiasi kepada pihak sekolah atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan Ramadhan Berbagi merupakan contoh positif dalam membangun hubungan yang harmonis antara sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat.
“Kami mengapresiasi pihak sekolah yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Sudarti berharap kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan sebagai tradisi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Sempat Tertunda
Sementara itu, Kepala Sekolah Hj. Muraida juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan Ramadhan Berbagi tahun ini sempat tertunda.
Penundaan tersebut dilakukan untuk mempertimbangkan berbagai masukan dan respon dari orang tua siswa maupun masyarakat.
Namun setelah melalui komunikasi dan kesepahaman bersama, kegiatan tersebut akhirnya dapat kembali dilaksanakan dengan lancar.
Pihak sekolah berharap kegiatan Ramadhan Berbagi dapat terus menjadi sarana mempererat kebersamaan serta menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa.

















